Tips Memilih Semen Berkualitas Baik

Semen merupakan bahan bangunan yang sangat penting karena semen adalah salah satu komponen utama untuk pekerjaan struktur beton dan pekerjaan pasangan dinding serta plesteran dan acian. Semen yang tersedia di pasaran terdiri dari berbagai macam merek antara lain Semen Tiga Roda, Semen Holcim, Semen Padang, Semen Gresik.

Semen Tiga Roda, salah satu merek semen yang ada di pasaran
Semen Tiga Roda, salah satu merek semen yang ada di pasaran
Jika kita tidak langsung menyebut salah satu merek semen di atas, bagaimana kita memilih semen yang berkualitas baik? Untuk memilih dan membeli semen yang berkualitas baik sebenarnya terdapat beberapa faktor yang harus menjadi perhatian kita, antara lain :

Semen tidak terlalu lama disimpan ( idealnya maksimal penyimpanan semen 1 bulan). Ini dapat diketahui dengan cara menekan semen yang masih dalam kemasan dengan tangan, Jika tetap terasa lunak dan lembut berarti kualitasnya masih bagus, tetapi jika terasa keras maka semen sudah terlalu lama disimpan sehingga kualitasnya sudah berkurang.

Semen tidak menggumpal dan terlihat kasar. Semen yang berkualitas baik jika dipegang langsung butirannya bisa terurai dan semua bagian tidak menyatu dan Nampak lembut seperti butiran debu.

Dilihat dari warnanya, idealnya warna semen adalah abu-abu kehijauan (grey greenish). Warna tersebut dibentuk oleh reaksi MgO, FeO, dan Aluminat di dalam kiln. Warna semen sangat dipengaruhi oleh kadar MgO, semakin tinggi kandungan MgO maka warna semen menjadi lebih gelap, kandungan MgO yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan semen akan mudah retak apabila dipergunakan

Cara penyimpanan semen harus benar karena jika dilakukan dengan sembarangan bisa membuat semen menjadi rusak, mudah mengeras dan akhirnya tidak bisa digunakan. Pertama adalah semen harus disimpan dalam ruang tertutup atau minimal terlindung dari sinar matahari dan hujan. Selain itu permukaan lantainya harus datar dan rata serta tidak langsung diletakkan di atas tanah, tetapi dialasi dengan papan /tripleks (dibuat seperti panggung yang pendek). Tumpukan semen jangan terlau tinggi, maksimal 10 sak saja agar semen yang paling bawah tidak menerima beban terlalu berat.

Demikianlah beberapa tips untuk memilih semen berkualitas baik sebagai bahan bangunan untuk proyek atau rumah kita sendiri. Semoga bermanfaat…

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel