Media Bangunan

Informasi Spesifikasi, Daftar Harga, Daftar Supplier, Brosur Bahan Bangunan

Turbin Ventilator Untuk Mengatasi Panas dan Lembab Dalam Bangunan

Mungkin kita sering melihat turbin ventilator di atap bangunan gudang maupun rumah tinggal, tetapi mungkin juga kita sebenarnya kurang mengetahui apa sih sebenarnya turbin ventilator itu? Dan apa kegunaannya?

Turbin Ventilator Pada Atap Bangunan Pabrik
Turbin Ventilator Pada Atap Bangunan Pabrik 
Turbin ventilator merupakan alat yang tepat untuk sirkulasi udara yang baik, sehingga akan mencegah udara panas terperangkap dan menyebarkan radiasi panas dalam bangunan, serta mengatasi kelembaban, bau, dan pengap dalam bangunan.

Turbin ventilator adalah alat sirkulasi udara tanpa motor penggerak sehingga tidak memerlukan energi listrik,bebas biaya perawatan dan mampu bekerja selama 24 Jam non stop. 

Turbin ventilator dapat bergerak / berputar dengan bantuan aliran udara / angin dan juga dengan adanya perbedaan suhu antara dalam dan luar bangunan yang akan menyebabkan perbedaan tekanan udara.

Rongga pada sirip-sirip turbin ventilator didesain untuk dapat menangkap setiap hembusan angin yang lewat, meski hanya angin kecil dapat memutar turbin ventilator tersebut. Udara panas akan naik ke atas dan akan menekan ke luar melalui sirip-sirip turbin ventilator.

Produk turbin ventilator yang baik terbuat dari bahan alumunium berkualitas atau bisa juga stainless steel sehingga anti karat. Selain itu harus terdapat laher yang presisi sehingga putaran turbin ventilator tidak menimbulkan suara berisik.   

Untuk menentukan jumlah turbin ventilator terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya, antara lain :
  1. Volume bangunan dalam meter kubik (panjang x lebar x tinggi)
  2. Jenis bangunan (apakah rumah tinggal, gudang, pabrik dan workshop kerja, gedung olah raga, garasi, dan lainnya), karena jenis bangunan menentukan rekondisi perubahan udara yang dibutuhkan. 
  3. Kecepatan angin untuk daerah setempat.
Posisi pemasangan turbin ventilator idealnya pada puncak atap bangunan, di bawah nok atap untuk menghindari kebocoran atap. Jarak antara turbin ventilator satu dengan yang lain direkomendasikan tidak kurang dari 3 meter.

Selain itu usahakan untuk menempatkan turbin ventilator pada tempat yang aliran udaranya lancar dan tidak sejajar dengan dinding.
Back To Top