Media Bangunan

Informasi Spesifikasi, Daftar Harga, Daftar Supplier, Brosur Bahan Bangunan

Paving Block Perkerasan Yang Ekonomis

Apakah yang dimaksud perkerasan paving block?
Paving block adalah bahan bangunan untuk perkerasan dari bahan semen, air, dan agregat yang diproses dengan cara dipress dan digetarkan, serta dibentuk menjadi bentuk tertentu.

Paving Block Warna Merah
Paving Block Warna Merah
Konstruksi perkerasan paving block terdiri dari lapisan sub grade / tanah dasar yang dipadatkan, lapisan pondasi sub base yang biasanya menggunakan material makadam atau lime stone (tergantung jenis tanah dasarnya), dan pondasi base yang biasanya menggunakan material sirdam, lapisan alas biasanya menggunakan abu batu dengan tebal 5 cm, baru kemudian yang paling atas adalah lapisan paving block.

Kepadatan tanah dasar / subgrade, ketebalan lapisan pondasi sub base dan base serta tingkat kepadatannya dipengaruhi oleh beban rencana perkerasan paving block tersebut (misal apakah hanya direncanakan untuk dilintasi sepeda motor, mobil, atau truck-truck besar).

Dimana aplikasi perkerasan paving block?
Perkerasan paving block dapat diaplikasikan pada area carport, halaman rumah, lahan parkir berbagai jenis bangunan, openyard di pelabuhan maupun area pergudangan, taman, jalan lingkungan, dan pedestrian / trotoar.

Apa keunggulan perkerasan paving block?
Perkerasan paving blok mempunyai keunggulan sebagai berikut :
  1. Proses pelaksanaan pekerjaan yang relatif lebih cepat dan mudah jika dibanding dengan jenis perkerasan yang lain, serta tidak membutuhkan alat berat dalam proses pelaksanaannya.
  2. Perkerasan paving block masih dapat menyerap air (memiliki daya serap air yang baik)
  3. Harga relatif lebih murah jika dibandingkan dengan jenis perkerasan aspal dan perkerasan beton.
  4. Tidak monoton, tidak menyilaukan mata, dan mempunyai nilai estetika, karena terdapat beberapa macam bentuk paving block, dapat dipasang dengan pola tertentu serta tersedia dalam beberapa macam warna.
  5. Paving block dapat dibongkar dan dipasang lagi di lokasi lain (dapat dibongkar pasang) jika ingin memindahkan lokasi perkerasan paving block tersebut.
  6. Perkerasan paving block tidak licin, dan mempunyai skid resistance yang baik, sehingga kendaraan tidak mudah tergelincir.
  7. Perawatan yang mudah dan murah.
Berapa harga material perkerasan paving block?
Harga material paving block sangat bervariasi karena tergantung dari beberapa hal, antara lain :
  1. Merek produk paving block 
  2. Jenis dan bentuknya serta warna dari material paving block tersebut. 
  3. Mutu / kualitas produk paving block. Untuk paving block di pasaran ada yang memproduksi dengan mutu beton K-225 sampai K-500 (untuk jenis heavy duty). Tentunya perbedaan mutu beton paving block akan sangat berpengaruh terhadap harga material paving block itu sendiri.
  4. Volume atau jumlah material yang dibutuhkan, semakin banyak volume material yang dibutuhkan biasanya produsen paving block dapat memberikan harga khusus (missal volume 100 m2 dan volume 8.000 m2 tentu harganya berbeda)
  5. Jarak lokasi proyek dengan produsen paving block, karena akan berpengaruh terhadap jarak tempuh pengiriman material paving block tersebut.
Apa yang perlu diperhatikan dalam perkerasan paving block?
  1. Pastikan pondasi (sub base) dan tanah dasar (sub grade) berada dalam keadaan padat sesuai dengan yang dipersyaratkan untuk beban rencana perkerasan paving tersebut, jika kepadatan tanah dasar dan  pondasi sub base kurang baik maka dapat melendut ke bawah / terjadi penurunan yang nantinya akan meyebabkan permukaan paving block jadi tidak rata (naik turun) dan bergeser.  
  2. Pastikan material paving block yang datang sesuai dengan mutu yang dipersyaratkan, mintalah sertifikat pengujian mutu material paving setiap jumlah tertentu (missal setiap 1.000 m2)
  3. Pastikan material paving block yang datang dalam kondisi yang baik, tidak pecah, dan tidak mudah pecah pada sisi pinggirnya (tidak cacat).
  4. Pastikan material paving block yang datang dalam keadaan bersih, bebas dari kotoran seperti minyak, dan lain-lain.
  5. Celah antar paving idealnya berkisar antara 2-4 mm, jika terlalu lebar maka pasir pengisi mudah keluar dan paving bisa bergeser, sebaliknya jika terlalu rapat amaka paving mudah pecah jika terkena beban yang berat. 
Back To Top